Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Kinabalu
Rumah Pintar Masih Tersandera Internet Byar-pet
Laporan dari Kinabalu

Rumah Pintar Masih Tersandera Internet Byar-pet


- detikInet

Budi Setiawan (aff/detikINET)
Kinabalu - Ada tantangan khusus yang harus dihadapi LG dan vendor teknologi lain dalam mengembangkan smart home alias rumah pintar di Indonesia. Itu adalah soal koneksi internet yang masih byar-pet.

"Kendalanya itu koneksi internet, speed-nya harus kencang," kata Sales Director LG Electronics Indonesia, Budi Setiawan kepada awak media di sela-sela Gala Dinner LG InnoFest 2015 di Magelan Hotel, Sutera Harbour Resort, Kinabalu, Rabu (4/2/2015) malam.

Budi menambahkan, butuh waktu tidak sebentar untuk mengembangkan jaringan internet. Termasuk bagi para provider.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu soal 4G, harus ada konten lokal 20-30%," tegas Budi.

Bagaimana jika LG bekerja sama dengan provider tertentu? Budi menjawab, angka permintaan peralatan rumah tangga yang berkonsep smart home masih kecil. Untuk TV yang menggunakan WebOS contohnya, masih di bawah 1%.

Jaringan internet begitu penting karena dengan itulah semua peralatan rumah tangga baik home entertainment dan home appliance bisa berfungsi dengan baik. Seperti, bisa mematikan microwave langsung dari layar TV.

(aff/ash)







Hide Ads
LIVE