Alcatel Onetouch Watch -- demikian nama perangkat tersebut -- mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan smartwatch buatan Motorola, Moto 360. Bedanya, jam tangan buatan Alcatel ini tak menggunakan OS Android Wear, meski tak disebutkan secara detail mengenai OS yang digunakan.
Seperti dilansir The Verge, Selasa (6/1/2015), Alcatel Onetouch Watch akan bisa disinkronisasi dengan perangkat Android maupun iOS. Dari situ, ia bisa menerima notifikasi dari ponsel, ataupun mengirimkan data kesehatan yang sudah dikumpulkan ke dalam ponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk Android, semua aplikasi yang bisa mengirim notifikasi bisa di-push ke jam tangan Alcatel ini. Sementara untuk iOS, sampai saat ini fitur tersebut masih terbatas pada messaging, dan email.
Perbedaan lain dari Android Wear adalah ketahanan baterai. Jam tangan Alcatel ini diklaim bisa bertahan setidaknya selama dua hari. Dengan penggunaan yang tak terlalu berat, malah bisa bertahan selama lima hari. Sementara kebanyakan jam tangan berbasis Android Wear perlu diisi ulang baterainya setiap hari.
Alcatel akan membandrol Onetouch Watch ini dengan harga USD 149 atau sekitar Rp 1,8 juta (USD 1 = Rp 12.000), lebih murah dari semua jam tangan pintar berbasis Android Wear, dan dilepas ke pasaran mulai bulan Maret 2015.
(asj/ash)