Menurut JD Howard, Lenovo VP Mobile Internet dan Digital Home Business Group untuk Asia Pasifik, Lenovo dan Motorola punya segmen berbeda.
"Pada saat kami mengakuisisi Motorola, kami melihat ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah segmen dan pasar. Motorola punya sesuatu yang tidak dimiliki oleh Lenovo. Begitu pula sebaliknya," papar Horward ketika ditemui detikINET di kantor Lenovo Indonesia, Wisma BNI 46, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motorola ini kuat di kawasan Eropa dan Amerika. Jadi intinya, akan terjadi simbiosis yang saling menguntungkan. Maka dari itu, kami ingin coba melakukan penetrasi di setiap pasar yang masing-masing brand punya kelemahan itu tadi," jelas Howard.
Tak hanya memandang dari segi pasar, Lenovo pun melihat terdapat perbedaan teknologi di antara keduanya. Howard mencontohkan dengan memperlihatkan sebuah perangkat Nexus 6 milik Motorola.
"Nexus 6 ini misalnya. Ponsel ini sangat hebat, bahkan menurut saya iPhone 6 dan iPhone 6 Plus tidak ada apa-apanya. Perangkat-perangkat seperti inilah yang tidak dimiliki oleh Lenovo," kata Howard.
"Jadi kalau ditanya apakah akan terjadi saling bunuh di antara keduanya, saya rasa tidak," pungkasnya.
(ash/ash)