Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ini Alasan Dell Stop Bikin Ponsel

Ini Alasan Dell Stop Bikin Ponsel


- detikInet

Dell Mini, salah satu ponsel Dell (Ist.)
Austin, Texas - Bisnis ponsel boleh saja melesat dengan sangat cepat. Namun nyatanya, hal itu tak membuat Dell tertarik untuk kembali bikin perangkat genggam.

Ya, Dell memang pernah mencicipi bisnis ponsel. tak lama memang. Sampai akhirnya, beberapa waktu lalu raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu memastikan untuk meninggalkan bisnis ponsel.

Lantas, ada apa gerangan? Menurut Kirk Schell, VP GLobal End User Computing Dell, hengkangnya Dell dari persaingan industri ponsel dunia disebabkan lebih ke persoalan prioritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tak harus melakukan investasi ke semua lini industri. Dell memiliki produk data center, storage, software, computing, serta security. Jadi sudah cukup banyak yang kami geluti dan pelanggan puas dengan investasi yang kami lakukan. Ini lebih ke soal prioritas," lanjutnya, saat ditemui detikINET di sela acara Dell World yang berlangsung di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Lain ponsel, lain lagi tablet PC. Sebaliknya, untuk lini bisnis ini, Dell mengklaim bakal lebih jor-joran dalam berinvestasi.

"Untuk tablet kami justru akan agresif dengan mengusung Android dan WIndows. Pangsa pasar Dell di tablet Windows untuk perusahaan cukup besar dan hal ini terlihat saat kami memperkenalkan tablet Dell Venue kemarin," tandas Kirk.

Ekspansi di bisnis tablet PC disebutkan akan jadi salah satu lini bisnis yang akan digenjot Dell lebih kencang setelah mereka melakukan privatisasi.

Setali tiga uang dengan Kirk, Joe Kremer selaku VP Dell untuk pasar Australia, Selandia Baru dan Asia Selatan, menyebut keputusan Dell untuk meninggalkan bisnis ponsel bukan masalah yang harus dibesar-besarkan. Meskipun jika dilihat sekilas, bisnis ponsel dan tablet PC sejatinya begitu dekat.

"Kami ingin fokus ke bisnis lain, dimana kami punya 4 pilar penting. Yaitu services, software, data center, dan computing -- yang membawahi notebook, desktop, workstatio, serta tablet PC," ujarnya.

"Dan kami percaya dengan dapat memberikan produk dan layanan terbaik dari 4 pilar tersebut," Joe menandaskan.


(ash/fyk)







Hide Ads