Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tangkis Serangan Nokia, HTC One Dirombak

Tangkis Serangan Nokia, HTC One Dirombak


Rachmatunnisa - detikInet

HTC One (inet)
Jakarta - Kemenangan Nokia atas HTC dalam perang paten membuat HTC harus cari akal. Kabarnya, perusahaan asal Taiwan ini mendesain ulang chip yang dibenamkan di HTC One, guna menghindari larangan penjualan di Amerika Serikat.

Bulan lalu, Nokia memenangkan perkara paten melawan HTC di Jerman, setelah pengadilan wilayah Mannheim menyetujui argumen Nokia. Dengan kemenangan ini, Nokia juga sukses mengamankan produknya dari pemblokiran yang semula sempat mengancamnya.

Adapun paten yang dipermasalahkan, seperti dikutip dari The Inquirer, Kamis (3/10/2013), terkait dengan fitur power saving yang ditemukan pada chip Qualcomm yang digunakan ponsel Nokia dan HTC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fungsi ini bisa saja dinonaktifkan dengan mudah. Dengan demikian, HTC bisa terus menggunakan baseband chip yang sama tanpa harus menerapkan modifikasi pada handset mereka.

"Teknologi power-saving yang dideskripsikan dalam paten ini sebenarnya hal kecil dan hanya sedikit berkontribusi untuk urusan konsumsi daya," kata HTC dalam pembelaannya.

Namun HTC tampaknya ingin cari aman dengan memutuskan merombak desain chip Qualcomm di dalam HTC One. Dengan demikian, HTC akan menggunakan metode berbeda dari Nokia. Belum ada konfirmasi dari HTC berkaitan dengan laporan ini.

Kemenangan Nokia atas HTC juga berimbas pada tiga perangkat milik HTC, yakni Wildfire S, Desire S dan Rhyme. Ketiga handset tersebut kini tak lagi dijual di Amerika Serikat.

(rns/fyk)






Hide Ads