BlackBerry optimistis BlackBerry Messenger (BBM) bisa melibas
Whatsapp, WeChat, Line, Kakao Talk, dan platform messaging sejenisnya karena mengklaim punya tiga keunggulan. Apa saja?
Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiono Handoyo, dalam wawancaranya dengan detikINET di The Foundry, SCBD, Jakarta, Kamis (19/9/2013), merasa optimistis bisa sukses dengan merilis aplikasi BBM lintas platform ke iOS iPhone dan Android.
"Di instant messaging platform ini kami ingin jadi pemimpin pasar yang tangguh. Kami pede dengan tiga keunggulan BBM kami. Jadi kami optimistis bisa mengalahkan mereka (Whatsapp dan messaging lainnya.red)," ujar Maspiono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan BBM, kita yang pegang kontrol privasi, karena PIN to PIN. Juga trust, karena yakin message kita ter-deliver dengan baik dengan simbol 'D', dan dibaca sama penerimanya dengan simbol 'R'. Jadi kita tahu kalau pesan kita sudah dibuka dan dibaca. Juga fast response karena setelah dibaca, 20 detik sudah bisa balas pesan," jelasnya.
Meskipun saat ini pengguna BBM di seluruh dunia baru 60 juta, masih jauh di bawah Whatsapp yang sudah lebih 200 juta, namun BlackBerry percaya itu tinggal masalah waktu saja untuk membalap jumlah penggunanya.
"Ini persaingan bebas di pasar messaging. Siapa yang komunitasnya paling banyak menang. Tapi karena kami punya tiga keunggulan, ya kami sangat optimistis platform BBM kita bisa menang," pungkas Maspiono.
Artikel Terkait:
-. Serba-serbi 'BBM For Everyone'
-. Bocor, BBM untuk Android Sudah Bisa Diinstal
-. FotoINET: Mengintip Aksi BBM di Ponsel Android
-. Catatan dari Orlando: Lepas BBM, Ponsel BlackBerry Masih Laku?
-. Ping! BBM untuk Android dan iOS Bisa Di-download 21-22 September