Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Catatan dari Jepang
Sony 4K Dahsyat di Gambar & Suara, Tapi...
Catatan dari Jepang

Sony 4K Dahsyat di Gambar & Suara, Tapi...


Andi Saputra - detikInet

Televisi 4K Sony (andi/detikinet)
Jakarta -

Melompat lebih cepat, Sony mengeluarkan televisi resolusi 4K dengan kualitas terbaru. Sayang, kecanggihan televisi terbaru Sony ini belum didukung dengan sarana konten secara maksimal.

"Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Sony telah menciptakan sebuah ekosistem yang meliputi kamera profesional, alat perekam, monitor, home figital front projectors dan kini termasuk rangkaian tv terbaru LED 4K," kata President Home Entertainment and Sounds Business Group Sony, Masashi Imamura saat meluncurkan televisi 4K seri 55'' dan 65'' di kantor pusatnya, Shinagawa, Tokyo, pekan lalu.

Sony menjamin kualitas gambar secara sempurna karena menggunakan processing enginge 4K X-reality PRO. Dengan teknologi ini juga memperbesar skala konten 2K mendekati resolusi asli 4K.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Televisi tersebut juga telah dilengkapi dengan database reality creation dan processing super resolution untuk mengoptimalkan gambat dan memproduksi kualitas yang tajam," ujar Masashi.

Kelebihan lain, penonton tak harus jauh dari layar kaca sebab kerapatan piksel ditingkatkan. 4K ini juga dilengkapi dengan TRILUMINOS Desplay LED blacklighting sehingga menampilkan warna maksimal, terutama merah dan hijau. "Gambarnya sebening kristal," klaim Masashi.

Khusus suara, Sony tak mau sembarang menaruh teknologi speaker di televisi yang dibandrol Rp 100 jutaan itu. Sony memakai teknologi magnetic fluid speaker sehingga tekanan suara pada level yang lebih tinggi dari televisi konvensional lainnya. Dengan desain yang minimalis, Sony menjanjikan televisi tersebut menjadi bagian kehangatan ruang keluarga.

"Speaker memiliki struktur demper less yang membantu mengurangi sinyal yang hilang serta distorsi untuk menghasilkan suara rendah dan tinggi yang tajam," papar Masashi.

Sayang, televisi tersebut belum aplikatif dengan konten televisi Indonesia yang masih analog. Hal ini terbukti saat para wartawan dari Asia Tenggara melihat siaran analog di televisi 4K itu, kualitas gambar pecah dan menjadi berbintik-bintik besar. Untuk bisa menikmati kedahsyatan gambar 4K, minimal dengan BlueRay atau televisi kabel kualitas HDD.

(asp/fyk)





Hide Ads
LIVE