Dengan demikian, Samsung menuruti aturan New York Attorney General Erich Schneiderman, bersama sejumlah perusahaan teknologi lainnya, mengimplementasikan fitur Anti-Theft di produknya.
Kill-Feature, demikian nama fitur yang akan dibenamkan di smartphone Samsung, memungkinkan penggunanya untuk mengunci dan menghapus data ketika smartphone dicuri. Fitur ini memungkinkan Anda mengontrol data di perangkat dari jarak jauh, dan data yang private akan tetap terjaga dan tidak pindah ke tangan orang asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya, ponsel anti maling ini akan dirilis bulan depan di Amerika Serikat. Selain itu, belum ada informasi lain yang lebih detail. Samsung belum bersedia membocorkan spesifikasi maupun harga ponsel tersebut.
(rns/rou)