Ya, Kementerian Keuangan memang sudah melihat bahwa smartphone sudah menjadi barang mewah dan sepantasnya dikenakan bea masuk maupun Pajak Penjualan Barang Mewah. Kalangan pengusaha pun sempat dibuat pusing oleh putusan tersebut, namun Sony mengaku hal itu bukan menjadi masalah besar.
"Kita tidak masalah selama aturan tersebut adil, artinya semua merek juga kena," kata Oky Gunawan, Head of Channel & Brand Activation Sony Mobile Communication Indoesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal berapa besarnya saya belum tahu, nanti tunggu keputusan dari pemerintah dulu," pungkas Oki, usai meluncurkan Sony Experia E di Fx Plaza, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
(eno/ash)