"Agar lebih efisien mengantisipasi tren Big Data, jawabannya ada di cloud computing," kata Division Head of Data Center & Managed Service Project Indosat, Gidion Suranta Barus dalam seminar Big Data Trend 2nd Round: Infrastructure and Demand Challenges di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Cloud computing menjadi jawaban atas kebutuhan Big Data ini, sebab menurut Gidion, hampir 85% server/storage belum terutilisasi maksimal sementara 73% dari belanja IT dialokasikan untuk merawat infrastruktur IT dan investasi kapasitas baru. Selain itu, infrastruktur dan kapasitas ini memakan konsumsi energi yang sangat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indosat sendiri pada Oktober lalu mulai menggarap bisnis cloud computing dengan merek dagang Indosat Cloud yang menawarkan solusi total cloud yang secure, fleksibel, dan Glocal. Indosat Cloud merupakan bagian dari jaringan cloud global dengan data center di Indonesia sesuai peraturan pemerintah tentang layanan teknologi informasi dan komunikasi.
Menurut Gidion, Indosat Cloud rencananya akan menawarkan Software as a Services (SaaS) tak lama lagi. Selain terus meningkatkan kapasitas data center yang dimilikinya. Sebelumnya, melalui anak usaha Aplikanusa Lintasarta, Indosat juga sudah menggarap bisnis Cloud yang menyasar pasar UKM.
(rou/ash)