Selain resolusi yang sama dengan iPhone 4S, jumlah elemen lensa dengan aperture f/2.4 juga tidak berubah, begitupun dengan sensornya yang sudah memiliki teknologi backside illumination yang menemani keberadaan hybrid infrared filter.
Namun, bukan berarti Apple tidak melakukan apa-apa. Perbaikan di softwarenya membuat Apple berani menjagokan kamera di iPhone generasi terbarunya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan yang bermarkas di Cupertino itu juga telah memasukkan kemampuan memotret foto Panorama hingga 240 derajat dengan resolusi yang mampu mencapai 28 MP. Hal ini terwujud berkat dipakainya prosesor baru A6.

Chip A6 ini juga yang berguna dalam hal penangkapan gambar yang diklaim Apple lebih cepat 40% dibandingkan pendahulunya, demikian seperti dikutip detikINET dari Imaging-Resource, Kamis (13/9/2012).
iPhone 5 turut menawarkan perekaman video Full HD (1.920x1.080), face detection dan kemampuan menangkap still image saat merekam video. Lantas kamera facetime di depan ponsel juga sudah ditingkatkan menjadi 720p.
Lensa menjadi salah satu bagian penting dari kamera dan menjadi penentu kualitas gambar. Di sini Apple, melakukan perlindungan bagian depan lensa dengan elemen sapphire glass. Disebut-sebut, elemen ini lebih kuat dan lebih tahan gores dibandingkan Corning Gorilla Glass.
Apple pun telah merilis contoh foto hasil bidikan kamera iPhone 5nya. Beberapa di antaranya bisa ditilik di sini. Sayang, tidak diperlihatkan foto yang diambil saat kondisi low light.


(Source: Apple.com)
(sha/ash)