Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menanti Ponsel Jagoan Nokia Melawan Android & iOS

Menanti Ponsel Jagoan Nokia Melawan Android & iOS


- detikInet

Bocoran Lumia 920 (ubergizmo)
Jakarta - Nokia dan Microsoft bersiap meluncurkan smartphone jagoannya yang memakai sistem operasi Windows Phone 8. Ponsel yang kemungkinan besar meluncur malam ini waktu Indonesia, menjadi harapan besar mereka untuk tetap memberikan perlawanan terhadap Android dan iOS.

Nokia dilaporkan merilis dua smartphone Windows Phone 8 sekaligus, yaitu Lumia 920 dan Lumia 820. Foto bocorannya sudah muncul dan kabarnya, ponsel tersebut akan memiliki kemampuan wireless charging.

"Fitur-fitur mereka harus lebih menonjol lagi. Harus ada perangkat yang berkategori wow," demikian pendapat Hannu Rauhala, seorang analis dari Pohjola Bank yang mengamati pergerakan harga saham Nokia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nokia memang sedang terengah-engah di pasar smartphone dan mengalami kerugian cukup besar. Pangsa pasarnya sekarang hanya 10% dari sekitar 50% di masa kejayaannya. Bahkan sebagai akibatnya, mereka berencana melakukan PHK terhadap 10 ribu karyawan.

Windows Phone yang diandalkan Nokia juga belum bertaji. Data terakhir dari Strategy Analytics menyebutkan Windows Phone hanya memiliki 3,7% pangsa pasar sistem operasi smartphone, kalah jauh dari Android dengan 68% dan iOS dengan 17%.

Bagi Microsoft sendiri, kesuksesan Lumia akan membuat lebih banyak vendor dan operator tertarik memasarkan handset Windows Phone. Microsoft dan Nokia memang berambisi membuat Windows Phone menjadi ekosistem terbesar ketiga di samping Android dan iOS.

Yang jelas, Nokia dan Microsoft tetap punya peluang. Beberapa pihak menilai kekalahan vendor Android di bidang hukum melawan Apple dan semakin melemahnya BlackBerry bisa menguntungkan Windows Phone. Meski tugas mereka memang sangat berat.

"Persepsi konsumen pada brand Windows terbentuk oleh penggunaan PC. Meskipun kehadiran Windows 8 akan membantu, masih ada cukup banyak pekerjaan untuk mengatasi prasangka sejarah itu dalam rangka transisi ke mobile," kata Ben Wood, analis di CCS Insight yang detikINET kutip dari Reuters, Rabu (5/9/2012).


(fyk/ash)




Hide Ads