Ottawa, Kanada -
Konsumen yang berharap melihat smartphone 'BlackBerry Galaxy' hasil perkawinan Research In Motion (RIM) dan Samsung, sepertinya untuk sementara harus mengubur mimpi mereka. Samsung secara resmi menangkis rumor seputar pembelian RIM.
"Laporan media yang menyebutkan akuisisi Samsung Electronics atas RIM sama sekali tidak benar. Samsung tidak pernah mempertimbangkan untuk mengakuisisi RIM," ujar juru bicara Samsung Kanada seperti dilansir Financial Post, Rabu (18/1/2012).
Karena pemberitaan ini, di Amerika Serikat (AS) saham RIM naik hingga lebih dari 7 persen. Rumor ini bermula dari laporan Boy Genius Report yang kemudian bergulir ke situs dan blog teknologi lainnya. Setelah Samsung secara resmi menepis kabar tersebut, saham RIM kembali turun hampir 4% pada sesi perdagangan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, RIM juga dikabarkan akan melisensi OS BlackBerry 10 hingga bisa dipakai vendor lain, di antaranya Samsung dan HTC. Namun tidak dijelaskan apakah Samsung dan HTC akan menggunakannya dan apakah mereka berminat mengingat keduanya sedang fokus menggeber OS Android yang terbukti lebih menguntungkan. Hingga kini, RIM, Samsung maupun HTC belum mengonfirmasi laporan tersebut.
(rns/ash)