Dijelaskan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, permintaan keterangan dari pihak Kominfo ini memang bukan dalam kapasitas sebagai penegak hukum. Namun lebih kepada regulator untuk melindungi kepentingan konsumen.
"Jadi untuk meminta informasi saja mengenai apa yang terjadi sebenarnya, sekaligus untuk menyampaikan sikap keprihatinan kami," tukasnya kepada detikINET, Selasa (29/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Kominfo dan RIM sendiri dijadwalkan akan melakukan pertemuan dalam satu minggu ke depan. Berbagai hal terkait kewajiban perusahaan asal Kanada tersebut siap dibicarakan dalam agenda itu.
Namun ditegaskan Gatot, acara tersebut juga akan sedikit meluangkan waktu untuk mengklarifikasi soal penjualan perdana BlackBerry Bellagio yang ricuh dan memakan korban luka hingga 90 orang tersebut.
Seperti diketahui, penjualan BlackBerry seri 9790 yang didiskon 50% akhir pekan kemarin diserbu ribuan peminat. Sayangnya, animo massa yang kelewat tinggi sulit dibendung antisipasi dari penyelenggara.
Sampai akhirnya, acara banting harga itu dihentikan pihak berwajib dan menyisakan puluhan orang terluka dan ribuan orang yang kecewa lantaran tak bisa membawa pulang BlackBerry yang dibanderol setengah harga.
(ash/rns)