Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Zenbook, Jagoan Asus di Era Ultrabook

Zenbook, Jagoan Asus di Era Ultrabook


- detikInet

Jakarta - Era Ultrabook yang digaungkan Intel langsung memantik para vendor komputer untuk mengeluarkan produk jagoannya. Tak terkecuali Asus yang coba memasuki medan persaingan melalui Zenbook.

Penampilan perdana Zenbook dibawakan langsung oleh CEO Asus Jonney Shih di New York, Amerika Serikat. Agar lebih spesial, acara tersebut dibuka dengan penampilan tarian Moon Water oleh penari dari Taiwan Cloud Gate Dance Theatre.

Zenbook sendiri diklaim sebagai produk yang mampu menciptakan keseimbangan antara kemewahan desain dan kekuatan dalam performa sebuah ultrabook.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Jonney, ada empat prinsip utama yang menjadi panduan tim pengembang Asus selama proses perancangan Zenbook. Pertama, pure design. zenbook diklaim bak sebuah karya seni yang menyatu dengan teknologi.

Lapisan panel luar berwarna perak dengan pola lingkaran konsentrik yang melambangkan bias lingkaran cahaya. Dengan ketebalan 0,11 inch atau setara dengan 3 mm di bagian depan dan 0,35 inch (9mm) pada bagian belakang, membuat Zenbook dikatakan sebagai ultrabook tertipis di pasar.

Kedua adalah performa. Zenbook didesain dengan fitur instant-on yang dapat masuk ke sistem hanya dalam 2 detik, dan mempunyai fitur yang mampu membuat perangkat ini standby hingga 2 minggu, atau empat kali lebih lama dari standar industri.

Zenbook menggunakan prosesor core generasi kedua terbaru dari Intel, SATA revisi 3.0 solid state storage (SSD), dan Bluetooth V4.0. Asus juga menambahkan teknologi USB Charger+ dan menggunakan port USB 3.0 untuk recharge perangkat portable dengan lebih cepat.

Ramah lingkungan menjadi kunci ketiga. Dimana Asus mengklaim menggunakan teknologi paten Super Hybrid Engine II untuk memperpanjang daya tahan baterai dan memungkinkan Zenbook memiliki daya tahan baterai hingga 25% lebih lama dibandingkan ultrabook lainnya.

Faktor terakhir adalah dari sisi audio. Zenbook dilengkapi dengan teknologi SonicMaster, sebuah optimisasi hardware dan software yang diciptakan oleh tim Asus Golden Ear dan Bang & Olufsen ICEpower.

"Peluncuran Asus Zenbook adalah sebuah bukti nyata bahwa Ultrabook dapat mengakomodasi transformasi dasar pada komputasi personal," tandas General Manager Grup Sales dan Marketing Intel, Tom Kilroy, dalam keterangannya, Rabu (12/10/2011).

Sayang, belum disebutkan berapa harga jual Zenbook dan kapan mulai akan dilepas ke pasar, termasuk di Indonesia.


(ash/fyk)







Hide Ads