Untuk mewujudkan hal itu Qualcomm telah mengadopsi teknologi sensor gerak yang diciptakan GestureTek, teknologi yang juga digunakan oleh Xbox 360 dan Sony EyeToy.
Pun demikian, Qualcomm mengaku tidak hanya mengembangkan teknologi ini untuk ngegame, melainkan demi memperkaya pengalaman pengguna ketika menggunakan gadgetnya, misalnya untuk memindai dokumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak hanya ponsel, Qualcomm berencana menanamkan teknologi ini ke dalam chip untuk tablet pc, digital frame, dan gadget berlayar lainnya.
"Keputusan kami untuk mengakusisi teknologi dan aset dari GestureTek bertujuan untuk memperkuat portofolio produk smartphone Qualcomm dan memungkinkan partner kami untuk meluncurkan produk baru dengan pengalaman pengguna yang lebih," kata Steve Mollenkopf, Executive Vice President & Group President of Qualcomm CDMA Technologies.
Namun sayangnya, Mollenkopf tidak mau mengungkapkan jadwal ketersediaan produk yang menggunakan chipset ini di pasaran serta jumlah investasi yang dikucurkan untuk mencaplok teknologi GastureTek.
"Chipset ini akan segera hadir, kalian tunggu saja," tandas Mollenkopf pada ajang Editors Day yang dihadiri detikINET di San Diego, Amerika Serikat.
(eno/ash)