Berkat kemampuan pengolah grafis yang handal, beberapa ponsel terkini memang bisa digunakan sebagai pemutar multimedia. Mulai untuk bermain game, hingga menyaksikan film High Defition (HD) lengkap dengan dukungan suara berkualitas Dolby.
Kehandalan GPU di masing-masing ponsel pun kerap diunggulkan melalui beragam cara, termasuk benchmark sintetis dengan aplikasi khusus. Namun menurut Qualcomm, setinggi apa pun skor yang diperoleh tidak menentukan kualitas dari chipset tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, saat ini Qualcomm memang mendapatkan penantang serius dari Nvidia. Raksasa microchip yang sebelumnya telah mengusai industri kartu grafis komputer ini, mulai membidik gadget sebagai lahan barunya. Tapi ini diklaim Qualcomm bukan masalah besar.
"Beberapa pembuat chip komputer mulai beralih ke ponsel, dan saat ini mereka sedang merangkak. DNA kami adalah teknologi wireless mobile, dan itu yang tidak dimiliki oleh produsen chip lain," tegas Ben-Zur.
(eno/rns)