Ollila merupakan tokoh penting sepanjang karir Nokia secara global. Ia bergabung di Nokia semenjak 1985. Saat itu Nokia belum menjadi raksasa ponsel seperti sekarang.
Karirnya terus menanjak ketika ia menjadi bos divisi ponsel Nokia pada tahun 1990. Karena pretasinya, ia pun lantas dipercaya menjadi CEO. Di 2006 ia mundur sebagai CEO dan dipercaya menjadi Chairman sampai sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun melanjutkan bahwa hingga 2012, ia akan terus bekerja di masa transisi Nokia ini. "Saya berkomitmen melanjutkan pekerjaan dan tanggung jawab saya. 'Melempar handuk' lebih awal memang susah dan itu bukan jalan saya," imbuhnya.
Ollila Kurang Agresif
Selama karirnya, Ollila bukan tak pernah membuat kesalahan. Di tengah era kejayaan Nokia, ia pun pernah membuat kesalahan terkait masalah keuangan. Bahkan ia disebut-sebut kurang agresif di waktu-waktu terakhirnya melawan kompetitor seperti Apple dan Google.
"Di bawah Ollila, pengembangan smartphone Nokia dinilai lambat, sehingga tak berdaya melawan Apple dan Google, serta gagal menembus kesuksesan di Amerika," ujar John Strand dari Strand Consult.
(fw/rns)