Hal tersebut dijawab oleh Regina Hutama Poli, Corporate Communications Manager Nokia Indonesia, ketika dihubungi detikINET, Kamis (28/4/2011).
"Di Indonesia tidak terlalu terkena. Karena ini (PHK karyawan-red) hanya pada bagian penting misal R&D (riset dan pengembangan) atau karyawan outsource Symbian," paparnya menjelaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hal ini tak terlalu berdampak bagi karyawan Nokia Indonesia. "Kita tak perlu memangkas ke hal-hal yang tidak perlu," tutup Regina.
(fw/rns)