Kesembilan tipe gress tersebut adalah Legria FS 46, Legria FS 406, Legria HF R28, Legria HF R26, Legria HF M41, Legria HF M400, Legria HF S30, Legria HF G10 dan XA 10. Deretan keluarga Legria itu menyasar berbagai kelompok konsumen dan tentunya dengan banderol harga yang beragam.
"Yang paling tinggi kelasnya adalah XA 10, yang memang ditujukan bagi kalangan profesional," ucap Yase Defirsa, Marketing Communication DV Camcorder Datascript, pada acara peluncuran camcorder Canon di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya fitur Cinema Look Filters, membuat camcorder dapat merekam dengan berbagai efek menarik. Misalnya efek memory membuat hasil video rekaman memiliki nuansa tertentu untuk menciptakan kesan sebuah kenangan masa lalu.
Ada pula fitur berjuluk Story Creator. Manfaatnya untuk membantu pengguna mengambil cuplikan-cuplikan video tertentu dan menggabungkannya jadi satu kesatuan video utuh dengan urutan tepat, secara otomatis. Fitur Cinema Style tersebut hadir di seri Legria HF M41/400, HF G10 dan XA 10.
Terdapat juga kemampuan Touch Decoration. Dengannya, pengguna dapat menambah daya tarik rekaman video dengan menggambar dan menambah animasi atau pola lain pada video, via layar sentuh seukuran 3 inch. Fitur ini disematkan untuk HF R Series, HF M Series, HF G10 dan XA 10.
"Kami menambahkan fitur yang more fun sehingga penggunaan camcorder Canon jadi lebih menyenangkan," ucap Yase.
Banderol termahal jajaran camcorder baru Canon ini dipegang oleh XA 10 yang harganya mencapai Rp 27,5 juta. Sedangkan yang paling miring banderolnya adalah seri Legria FS406 yang dipasarkan seharga Rp 3 juta saja.
(fyk/ash)