Meski sudah menyediakan sistem khusus untuk mobil Ford, Kia dan Fiat, nyatanya Microsoft belum cukup puas. Sang raksasa software itu ingin meningkatkan konektivitas di dalam mobil dengan Windows Embedded Automotive 7.
Dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip detikINET, Jumat (22/10/2010), sistem baru tersebut dapat mengendalikan pengeras suara dalam mobil, menghubungkan pemutar musik melalui koneksi Bluetooth dan bisa juga bersinkronisasi dengan smartphone untuk mengakses daftar telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Microsoft sangat memahami bahwa kolaborasi teknologi sangat penting bagi integrasi evolusi dalam sistem entertainment dalam sebuah kendaraan," ujar Kevin Dallas selaku kepala divisi Windows Embedded Business.
Namun perlu dicatat, Microsoft tentunya perlu menonjolkan kelebihan sistemnya ini. Karena Microsoft bukanlah satu-satunya perusahaan ternama yang ikut terjun membuat software sistem untuk mobil.
Nama lain seperti perusahan software QNX yang kini menjadi milik si pembesut BlackBerry, Research in Motion (RIM), sudah lebih dulu dikenal di ranah in-car software. QNX bahkan sudah bekerjasama dengan merek mobil papan atas seperti Audi, BMW dan Hyundai. (rns/ash)