Memang, Research In Motion (RIM) telah menjanjikan kemampuan itu akan segera menyusul. Namun tetap saja muncul kesan 'terbatas' dari PlayBook sehingga seakan-akan perangkat itu harus digunakan bersama handset BlackBerry untuk bisa berfungsi.
Alan Panezic, VP, Platform Product Management, RIM, buru-buru mengoreksi salah kaprah tersebut. "Tidak, tidak. Itu interpretasi yang salah, PlayBook tidak tergantung pada handset BlackBerry," ujarnya saat diskusi dengan media, yang dihadiri detikINET, dalam rangkaian BlackBerry Developer Conference 2010 di Marriot Marquis, San Francisco, 27 - 30 September 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sekadar soal konten, aplikasi tertentu bisa memanfaatkan 'perkawinan' PlayBook dan handset BlackBerry untuk memberi pengalaman lebih bagi penggunanya.
PlayBook bisa 'kawin' dengan handset BlackBerry lain, misalnya BlackBerry Torch, dengan menggunakan Bluetooth. Setelah terpasang, akses email, BBM dan dokumen atau file media dari handset itu akan bisa dilakukan lewat PlayBook.
Panezic mengatakan, selain aplikasi yang berjalan di atas 'perkawinan' itu tak tertutup kemungkinan adanya aplikasi yang hanya berjalan di PlayBook. Sayangnya, ia tak bisa mengungkap lebih banyak soal aplikasi di PlayBook.
(wsh/eno)