Menurut Hengkie Liwanto, Presdir PT First Media Tbk, pihaknya hingga tiga tahun ke depan akan mengembangkan ekspansi pasar dari 500 ribu home pass menjadi coverage satu juta pelanggan.
Saat ini pelanggan First Media telah berjumlah 350 ribu dengan separuh lebih di antaranya sekaligus berlangganan siaran TV berbayar yang menikmati 100 channel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hengkie, baru dalam 2-3 tahun ke depan disediakan 100 channel untuk HDTV. Selanjutnya di tahun kelima akan ada tambahan 100 channel lagi menjadi 200.
"Kami menyiapkan investasi USD 50 juta sampai USD 75 juta untuk mengembangkan HDTV dalam tiga tahun," jelasnya dalam sesi wawancara khusus di di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (24/9/2010).
Hengkie mengatakan, layanan First Media saat ini telah beroperasi di Jabotabek, Surabaya, dan Bali. Namun untuk HDTV, menurut Presiden Komisaris PT First Media Peter F Gontha, pihaknya lebih memilih untuk berkonsentrasi di ibukota terlebih dahulu.
"Penduduk Jabotabek di siang hari mencapai 18 juta. Lebih besar lima kali lipat dibanding Singapura. Bayangkan kalau dapat 20 persennya saja, itu pasar yang besar. Untuk di daerah, kami bisa menggandeng TV kabel lokal untuk salurkan HDTV," urainya.
First Media sendiri berencana akan menggelar siaran HDTV secara komersial mulai akhir 2010 ini. Direncanakan bakal ada 12 channel siaran berdefinisi tinggi seperti ESPN dan HBO.
Untuk berlangganan HDTV, pelanggan existing First Media hanya dikenakan biaya tambahan berupa langganan set top box khusus Rp 100 ribu per bulan.
(rou/ash)