Namun desas-desus yang menyebutkan Apple akan mengubah namanya menjadi iTV ternyata tak terbukti. Pada perhelatan yang bertempat di Yerba Buena Center San Francisco, Amerika Serikat (AS) itu, CEO Apple Steve Jobs tetap menyebutnya sebagai Apple TV.
Disitat detikINET dari Washington Post, Kamis (2/5/2010), perangkat Apple TV terbaru yang terkoneksi dengan TV berkualitas High Definition (HD), berukuran lebih kecil dari pendahulunya dan harganya pun lebih terjangkau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Jobs, Apple TV generasi pertama harus tersinkronisasi dengan komputer. Konsep ini menurutnya tidak siap dihadapi kebanyakan konsumen. Selain itu, Apple TV pertama yang harganya cukup mahal, kurang menarik perhatian konsumen untuk membelinya.Β
"Kami menjualnya dalam jumlah banyak, namun tidak sukses menggebrak pasar," kata Jobs seraya menyebutkan, Apple TV pertama dibanderol seharga USD 229 atau sekitar Rp 2 jutaan.
Apple tampak sangat berniat memanjakan konsumen dengan menyulap fungsi TV menjadi full hiburan. Ya, TV yang terhubung ke perangkat Apple TV, bisa menayangkan film dan acara TV yang disediakan layanan Apple. Ditambah lagi, pengguna juga bisa menikmati konten dari Netflix, mengakses foto di Flickr, menonton video YouTube dan banyak lagi.
Jobs menambahkan, selain memungkinkan pengguna menyewa konten yang ingin mereka lihat, Apple TV juga bisa menampilkan tayangan film, foto atau musik yang distreaming lewat koneksi WiFi dari perangkat Apple lainnya seperti komputer yang sudah terinstal iTunes, iPhone, iPad dan iPod Touch.
(rns/fyk)