Antrean panjang terjadi di luar toko Apple di kota-kota yang disambangi iPad di Eropa, Asia, dan Australia. Contohnya di Paris, seorang wanita bernama Audrey Sobgou rela menempuh jarak 205 kilometer dari rumahnya di Lille, Prancis Utara dan mengantre selama dua jam sebelum bisa masuk ke toko Apple.
"Saya tidak asal ikut-ikutan. Saya tahu bagaimana kualitas produk Apple, bagaimana produk itu dirancang dan berbagai fungsi yang menyertainya. Semuanya dibungkus dengan sangat apik dan elegan," kata Sobgou.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengantre sepanjang malam selama kurang lebih 20 jam. Penantian ini tidak akan sia-sia karena saya menunggu sesuatu yang sangat berharga," kata remaja berusia 17 tahun bernama Jake Lee asal Essex.
Cerita yang hampir sama terjadi juga di Jepang dan Australia, disana bahkan ada pembeli yang rela mengantre selama 30 jam! Penjualan iPad secara global ini juga turut hadir Jerman, Italia, Spanyol dan Swiss.
Tak hanya itu, sesuai yang dijadwalkan Apple, pada Juli mendatang, pendistribusiannya akan merambah pula ke Austria, Belgia, Irlandia, Luxembourg, Belanda, Hong Kong, Meksiko, New Zealand dan Singapura.
Apple menolak menyebutkan berapa unit iPad yang digelontorkannya untuk skala internasional. Namun beberapa analis memperkirakan ada sekitar 600.000 unit iPad yang menjelajah global saat ini.
(wsh/wsh)