Seperti dikutip detikINET dari Engadget, Sabtu (3/4/2010), aplikasi ini akan memiliki biaya berlangganan US$ 17,29 per bulan atau sekitar Rp 150 ribu.
Biaya itu memungkinkan pengguna aplikasi mengakses konten tertentu yang tidak bisa diakses pada WSJ versi online. Selain itu ada kemampuan khusus seperti personalisasi, akses arsip 7 hari ke belakang dan penyimpanan tulisan untuk dibaca offline.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, kembali ke soal harga, rupanya WSJ belum 'rela' kehilangan pelanggan koran cetaknya. Anggapan ini wajar terlontar karena harga langganan WSJ versi cetak, menurut Engadget, adalah US$ 11,67 per bulan atau sekitar Rp 100 ribu.
Seperti bisa dibandingkan di atas, harga versi digital dari WSJ ternyata lebih mahal dari versi cetaknya. Apakah model bisnis seperti ini yang akan diikuti oleh koran lainnya?
(wsh/rou)