Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Indosat Pasok 50 Ribu Ponsel Android

Indosat Pasok 50 Ribu Ponsel Android


- detikInet

Jakarta - Operator seluler Indosat memasok 50 ribu unit ponsel Android untuk total persediaan barang tahun ini. Ponsel tersebut merupakan hasil kerja sama bundling bersama enam vendor ponsel ternama.

Menurut Group Head Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya, ponsel Android yang dibundel adalah keluaran dari vendor HTC, LG, Sony Ericsson, Huawei, Samsung, dan Motorola.

"Semua ponsel Android ini sudah ready untuk digunakan. Total stok barang yang kami siapkan ada 50 ribu unit sampai akhir tahun," jelasnya pada detikINET, usai peluncuran Android Indosat di Kembang Goela, Plaza Sentral, Jakarta, Senin (22/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keenam ponsel Android tersebut adalah HTC Hero, Motorola Milestone, Samsung Galaxy Spica, LG GW 620, Huawei U8230, serta Sony Ericsson XPERIA X10.

HTC Hero dibanderol dengan harga normal Rp 5.250.000 dan harga pre-order Rp 4.999.000. Sedangkan, harga normal Motorola Milestone Rp 6.250.000 dan harga pre-order Rp 5.999.000. Sementara ponsel Samsung Galaxy Spica, harga normalnya Rp 3.499.000 dan harga pre-order Rp 2.999.000.

Kemudian, LG GW 620 dibanderol dengan harga normal Rp 4.399.000 dan harga pre-order Rp 3.499.000. Sedangkan, Huawei U8230 dilepas dengan harga normal Rp 3.799.000 dan harga pre-order Rp 2.999.000. Terakhir, harga normal Sony Ericsson XPERIA X10 Rp 7.000.000 dan harga pre-order Rp 6.500.000.

Ponsel-ponsel tersebut kemudian dibundel dengan tiga kartu seluler Indosat. Untuk pascabayar Matrix dengan layanan unlimited broadband dan kuota 1 GB, tarifnya Rp 100 ribu per bulan.

Sementara untuk prabayar IM3 dan Mentari dengan kuota harian dikenakan tarif Rp 1000, mingguan Rp 10 ribu, serta bulanan mulai dari 50 ribu dan Rp 100 ribu.

"Pelanggan IM3 dan Mentari juga bisa menggunakan akses layanan IM2 broadband unlimited dengan tarif harian Rp 9000 dan tarif dua mingguan Rp 80 ribu," ujar Teguh.

Ia menjelaskan, Android merupakan sistem operasi ponsel menggunakan versi modifikasi dari kernel Linux. Pada awalnya dikembangkan oleh Android Inc, sebuah perusahaan yang kemudian dibeli oleh Google, dan akhir-akhir ini oleh Open Handset Alliance.

Android sendiri merupakan software berbasis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga para programmer dan pengembang bisa membuat aplikasi baru di dalamnya.

"Di dalamnya ada juga Android Market yang menyediakan ribuan aplikasi baik yang gratis maupun berbayar, serta memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi, seperti push email GMail, Google Maps, dan Google Calendar," pungkas Teguh.



Β 

(rou/wsh)







Hide Ads