Ada yang meyakini Google Buzz adalah lawan sepadan bagi Facebook. Sebab, fitur yang ada di Buzz dinilai hampir sama bagusnya dengan Facebook. Namun suara skeptis pun bermunculan mengingat popularitas Facebook yang luar biasa besar.
"Saya pikir Buzz tidak akan membuat orang berganti jejaring. Orang-orang terlalu bergantung pada jejaring yang telah mereka gunakan," ujar Augie Ray, analis di Forrester Research.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DetikINET kutip dari Financial Times, Kamis (11/2/2010), para pesaing utama Google juga sudah angkat suara. Pada intinya, mereka memberi tanggapan miring mengenai Buzz. Microsoft bahkan menyatakan, user tidak butuh Buzz.
"Orang sibuk tidak menginginkan jejaring sosial yang lain," ucap Microsoft dalam statemennya. Tidak mengherankan jika Microsoft mengejek Buzz, pasalnya mereka turut memegang saham Facebook.
Yahoo juga tidak kalah garang mengkritik Buzz. Bahkan menurut mereka, Buzz meniru layanan Yahoo Buzz yang sudah mereka luncurkan terlebih dulu sejak dua tahun lampau. (fyk/faw)