Teknologi desulfation system yang dikembangkan oleh PT Quasar Mandiri ini diklaim bisa menambah umur baterai sampai 3 kali lipat.
"Desulfation system bisa menambah umur baterai sehingga baterai bisa dipergunakan sampai batas pakai yang dikeluarkan pabriknya," kata Yana S Rahardja, Managing Director PT Quasar Mandiri, saat berbincang dengan detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut data dari Battery Council International, 84 persen kerusakan karena disebabkan oleh penumpukan kristal sulfat pada kutub-kutub baterai," terangnya.
Tak hanya itu, Yana juga mengklaim penghematan yang bisa dilakukan dengan menerapkan teknologi desulfation system ini sampai 78 persen.
"Penghematan dari pengurangan frekwensi pembelian, biaya pemeliharaan, biaya logistik dan penyimpanan serta mengurangi pencemaran lingkungan," ungkapnya.
Saat ini beberapa operator telekomunikasi sudah menjadi pelanggannya. "Ada 2 operator CDMA dan GSM yang baterai BTS-nya kita perbaiki. Mereka merasa bisa menghemat banyak. Karena satu baterai maksimal 3 kali kita didisulfation system," tutupnya.
(afz/ash)