Dalam iklan cetak in store yang dipublish Best Buy, tertulis harga smartphone ini US$99. Padahal, harga sebenarnya yang harusnya tertulis dalam iklan tersebut adalah US$199.
Sayangnya, hal ini tak segera disadari oleh pihak Best Buy, hingga sejumlah blogger memergokinya, demikian dilansir detikINET dari Wall Street Journal, Selasa (28/7/2009). Ketika mengetahui telah terjadi kesalahan pada harga yang tercantum dalam iklannya, John Bernier, marketing manager Best Buy segera melakukan klarifikasi melalui halaman Twitter-nya dan menyebutkan bahwa tag tersebut adakah sebuah kesalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, meskipun harga Pre sempat tertulis senilai US$99, rupanya hal ini tidak terlalu menggugah minat para pembeli.
Salah satu toko Best Buy di San Fransisco mengaku hanya menjual 10 Pre dari 30 item di stok mereka meskipun sempat dihargai setengah harga aslinya. Sedangkan salah satu penjaga di toko lainnya di Sunnyvale mengatakan mereka hanya kedatangan sejumlah orang saja yang mengambil keuntungan dari harga salah tersebut. Mungkin saja akan lain cerita jika yang salah label harga adalah iPhone.
Namun di luar itu, menjadi sebuah keberuntungan sendiri bagi para konsumen yang sempat membeli Palm Pre sebelum kesalahan ini diklarifikasi. Mereka tidak akan dituntut untuk membayar kembali nilai yang seharusnya dikeluarkan. Mereka tetap mendapatkan Pre-nya dalam harga sesuai dengan yang tercantum saat mereka melakukan transaksi. (sha/faw)