Mengemukanya kabar bakal terjunnya Nokia ke industri laptop berawal dari sebuah catatan penelitian yang ditulis oleh analis UBS, Maynard Um.
Menurut Um, peningkatan penjualan di industri netbook dan konvergensi antara ponsel high end dan laptop membuat perusahaan TI seperti Apple dan HP tertarik untuk ikut memproduksi smartphone. "Dan kami pikir, hanya masalah waktu untuk Nokia meluncurkan laptop," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga membuat produk tersebut menjadi lebih fungsional, namun kami tidak yakin bahwa mereka (Nokia-red.) akan berkompetisi di pasar netbook tradisional (atau berada di kisaran harga US$ 400)," jelasnya.
Rumor Nokia bakal merambah industri komputer sebenarnya sudah berhembus sejak April lalu. Namun kala itu, VP Global Marketing Nokia Anssi Vanjoki dengan tegas menyangkalnya.
"Meskipun Apple juga dikenal sebagai penjual laptop, namun mereka tumbuh dari iPod. Saya pikir mereka kurang sukses dengan laptop komersial," tukasnya.
Industri PC sejatinya bukanlah hal baru bagi Nokia. Seperti dikutip detikINET dari Cellular News, Selasa (2/12/2008), Nokia sebelumnya pernah memiliki divisi PC di tahun 1980-an. Saat itu mereka merger dengan Ericsson Informastion Systems. PC hasil produksi Nokia Data adalah MikroMikko 1 yang dikatakan juga telah dikomersilkan.
(ash/fyk)