Dikutip detikINET dari InformationWeek, Senin (24/11/2008), proyek bertajuk 'Cognitive Computing via Synaptronics and Supercomputing' ini didanai lembaga Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), bagian dari badan pertahanan AS, Pentagon.
Tentu ada latar belakang mengapa proyek ini dirilis. IBM memaparkan, volume data digital terus meledak, namun kemampuan teknologi untuk memprosesnya makin tertinggal. Maka, komputer yang meniru cara kerja otak manusia diharapkan bisa mengintegrasi dan menganalisis banyak data dari berbagai sumber secara cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meyakini bahwa inisiatif ini akan membantu merancang komputer masa depan secara signifikan, membuat teknologi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya," kata Josephine Cheng, pejabat di pusat riset IBM.
Adapun institusi perguruan tinggi yang terlibat dalam proyek ini adalah Stanford University, University of Wisconsin-Madison, Columbia University Medical Center, Cornell, dan University of California at Merced.
Berbagi info soal komputer? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)