Saat ini berhembus kabar bahwa Siemens akan mengakhiri kerja samanya dengan Fujitsu. Tentunya bukan hal yang mudah bagi duet perusahaan Jerman-Jepang ini untuk tetap bisa eksis di kancah persaingan vendor PC, yang didominasi nama-nama besar macam Dell, Acer, HP, dan sebagainya.
"Jika Siemens memutuskan untuk mencabut kerja sama ini, Fujitsu kemungkinan besar akan enggan membeli saham Siemens. Brand Fujitsu tidak cukup tangguh untuk bertahan sendirian di pasar Eropa," ujar salah seorang narasumber yang tidak disebutkan identitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chief executive Siemens, Peter Loescher, mengeluhkan tentang minimnya keuntungan produksi komputer. Pada tahun 2007/2008, FSC membukukan profit sebelum pajak (pre-tax) sebesar USD 166 juta dari penjualan lebih dari USD 10,49 miliar.
Dikutip detikINET dari Xbitlabs, Sabtu (19/4/2008), jika memang benar Siemens memutuskan hengkang dari kerja sama ini, kemungkinan Fujitsu akan mencari partner baru yang bersedia mengakuisisi saham Siemens. Atau jika tidak, Fujitsu akan menjual seluruh saham perusahaan ke investor atau vendor PC lain.
Berdasarkan data yang dilansir Gartner, Fujitsu menguasai 5,3 persen pasar PC Eropa, tertinggal di belakang perusahaan lain, seperti Dell (24,6 persen), HP (22,6 persen), Acer (11,4 persen), dan Toshiba (8 persen).
Ingin berbagi cerita tentang desktop atau laptop? Yuk gabung di detikINET Forum!
(faw/dwn)