Setidaknya itulah hasil studi biro penelitian iSuppli. Pasalnya, harga komponen untuk membuat iPhone baru makin murah dengan adanya subsidi dari operator telekomunikasi yang memanfaatkan iPhone untuk menjaring pelanggan.
"Apple iPod ataupun iPhone biasanya dijual 50 persen lebih tinggi daripada ongkos produksi. Ditambah dengan subsidi operator, untung Apple bakal makin tinggi," demikian pernyataan iSuppli seperti dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (27/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun untuk versi sebelumnya dibutuhkan biaya produksi lebih mahal, yakni USD 265 per unitnya dan tidak ada subsidi apapun. iPhone versi awal ini dijual pada kisaran USD 500 saat peluncurannya.
"Dengan harga USD 173, iPhone versi baru jauh lebih murah ongkos produksinya ketimbang versi terdahulu meski fiturnya lebih bagus," tutur Dr. Jadgish Rebello, Principal Analyst di iSuppli.
Namun perlu digarisbawahi bahwa angka perkiraan biaya produksi itu belum termasuk biaya lain, misalnya pengembangan software atau ongkos distribusi.
Ingin tahu info seru soal iPhone? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)