Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SIMBA Bikin IBM Diganjar Penghargaan Presiden

SIMBA Bikin IBM Diganjar Penghargaan Presiden


- detikInet

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan kepada IBM atas kontribusinya melalui Sistem Informasi Manajemen Bencana Aceh (SIMBA). Penghargaan diserahkan oleh Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias.

Penghargaan ini sejatinya secara simbolik telah diserahkan Presiden SBY pada 24 Januari 2008 kepada negara donor, development agency, lembaga PBB, LSM, perusahaan swasta dan individu yang telah memberikan kontribusi yang nyata bagi pemulihan Aceh, pasca bencana tsunami dan gempa bumi 2004 lalu.

Dalam hal ini, IBM termasuk penerima penghargaan atas penyediaan dan solusi teknologi agar pemerintah dapat merespon situasi krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem IBM SIMBA telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai sistem untuk registrasi Internal Displaced Person (IDP) serta pelaporan logistik dan pengkonsolidasian data. Sistem ini meliputi dukungan administrasi, pengelolaan logistik, registrasi dan pelacakan IDP serta penilaian kerusakan.

SIMBA Central (Sistem Manajemen Bencana Aceh untuk Pemerintah) digunakan oleh berbagai organisasi dalam pemulihan bencana untuk mengkonsolidasikan data dan mengelola informasi, sedangkan SIMBA Portal meliputi situs Web Pemerintah untuk informasi bencana Aceh.

Selain bantuan software dan SDM, dari sisi hardware IBM menggelontorkan 250 IBM ThinkPad, 10 unit IBM Think Center, 4 Server, 2 unit SWIS (Secured Wireless Infrastructure System) serta 5 router.

Suryo Suwignjo, Presiden Direktur IBM Indonesia enggan menyebutkan berapa investasi yang dihabiskan IBM untuk bantuan tersebut. "Tapi kalo dilihat dari sisi aplikasi, hardware dan SDM number-nya cukup signifikan," ujarnya singkat ketika jumpa pers yang berlangsung di Kantor IBM Indonesia, Kamis (6/3/2008).

Kuntoro Mangkusubroto, Kepala BRR Aceh-Nias mengatakan bahwa program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dan Nias saat ini telah berlangsung sesuai dengan rencana. Lebih dari 100 ribu rumah baru telah berhasil dibangun dalam waktu kurang dari 3 tahun yang diperuntukkan bagi korban yang selamat dari tragedi. (ash/ash)







Hide Ads