Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Elon Musk Rela Pinjam Duit Buat Kontrakan Daripada Ambil Uang Investasinya

Elon Musk Rela Pinjam Duit Buat Kontrakan Daripada Ambil Uang Investasinya


Aisyah Kamaliah - detikInet

Elon Musk buka suara, menjadi pemilik Twitter
Elon Musk rela untuk pinjam uang buat bayar kontrakan daripada memakai sedikit uangnya. Foto: BBC World
Jakarta -

Elon Musk rela untuk pinjam uang buat bayar kontrakan daripada memakai sedikit uangnya. Dia lebih suka memasukkan semua kekayaannya untuk investasi. Ini juga yang membuat temannya, Ray Dalio, merasa khawatir dan memberinya nasihat.

Dalam podcast 'My First Million', sang investor sekaligus founder Bridgewater Associates ini ingat pernah mengatakan kepada Musk untuk tidak menginvestasikan hasil penjualan sebesar USD 180 juta (sekitar Rp 3,4 triliun) ke dalam upaya pencarian kehidupan di Mars.

"Menghasilkan uang bukanlah hal yang penting baginya," ujar Dalio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Meskipun Musk adalah orang terkaya di dunia, Dalio percaya bahwa seorang Musk tidak merasa harus pamer kekayaan. Edannya, bos SpaceX itu tidak membutuhkan rumah maupun fasilitas keamanan.

"Dia tidak membutuhkan apa pun. Dia bahkan tidak membutuhkan tingkat kebutuhan seperti yang saya butuhkan," terangnya.

Melansir Fortune, Senin (27/7/2026), Musk selama ini selalu terbuka tentang gaya hidupnya yang tidak biasa. Dia mengatakan dia tidur di bawah mejanya saat bekerja untuk Tesla dan menyebut pabrik pembuat EV itu sebagai tempat tinggal utamanya.

Dia tidur di sofa di kantor Twitter pada tahun 2023, setelah membeli bisnis tersebut. Lalu, ia dilaporkan memberi tahu teman-temannya bahwa dia tidur di markas DOGE selama masa kerjanya di Washington D.C. tahun lalu.

Cerita paling fenomenal ialah ketika ia hampir saja harus meminjam uang untuk membayar sewa setelah penjualan PayPal. Itu semua karena ia memilih menginvestasikan semua kekayaannya ke dalam bisnisnya: USD 100 juta ke SpaceX yang baru didirikan saat itu, USD 70 juta ke Tesla, dan USD 10 juta ke perusahaan energi surya SolarCity.

Dalio memperingatkan pengusaha muda itu agar tidak bertaruh besar pada SpaceX.

"(Musk) memutuskan bahwa ia akan mengambil setengah dari uang itu dan pergi ke Mars. Ia tidak memiliki pengalaman dalam hal pergi ke Mars. Saya berkata kepadanya, 'Saya sarankan Anda menyisihkan sedikit uang, ambil sebagian, agar jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana, Anda masih punya uang itu'," kenang Dalio. Akan tetapi, jawaban Musk bikin geleng-geleng kepala.

"Tidak, saya tidak perlu melakukan itu," balasnya kala itu.

Dalio mengatakan kepribadian Musk sebagai seorang 'pembentuk' memiliki dua sisi. Dia adalah pemikiran besar dan masif, juga seorang yang sangat fanatik terhadap detail. Dia pun teringat sebuah kenangan bersama Musk.

"Masalah seorang perancang adalah mereka ingin beralih dari visualisasi ke aktualisasi, mereka mulai dari gambaran ini hingga 'Apa detailnya?'. Jadi, saya ingat Elon memberi saya kunci mobilnya, mungkin Tesla, ada tombol kecil dan dia menunjukkan layarnya kepada saya dan dia membahas detailnya dengan sangat rinci. Dan kami berbicara tentang bagaimana dia ingin menempatkan penyiram tanaman di atas roket untuk mengirimkannya ke Mars," ungkapnya.



(ask/rns)




Hide Ads