Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Trump Serang Bos Anthropic, Sebut AI Tidak Butuh Pengaman

Trump Serang Bos Anthropic, Sebut AI Tidak Butuh Pengaman


Virgina Maulita Putri - detikInet

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik untuk Pemilu Paruh Waktu di Dallas, Texas, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026). REUTERS
Foto: REUTERS
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak seruan CEO Entjropic Dario Amodei untuk mengerem pengembangan AI. Ia juga mengindikasikan dirinya adalah satu-satunya pengawas yang dibutuhkan untuk mengamankan AI.

"Satu-satunya kendali atau 'pengaman' yang dibutuhkan AI adalah PRESIDEN YANG KUAT DAN CERDAS (IQ Tinggi!), dan AS memilikinya, dalam jumlah yang berlimpah!" tulis Trump dalam postingannya di Truth Social, seperti dikutip dari Quartz, Selasa (15/9/2026).

Trump secara spesifik menyindir Amodei dalam postingannya di Truth Social. Ia mengatakan pemerintahannya telah menghentikan orang-orang AI melakukan hal-hal buruk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti Dario (Anthropic!), yang kini berpura-pura menjadi 'malaikat kecil yang sempurna'," tulis Trump dalam unggahannya.

Trump juga mengklaim pemerintahannya memiliki kuasa kriminal dan regulasi yang sangat besar atau perusahaan-perusahaan AI, dan menyebut penentangan terhadap AI dan pusat data sebagai 'konspirasi SAKIT' yang menguntungkan China.

ADVERTISEMENT

Dalam unggah terpisah, Trump memperingatkan para pengkritik harus berhati-hati dan menegaskan kembali pandangannya bahwa pengembangan AI berkaitan dengan dominasi geopolitik.

"SIAPAPUN YANG MENANG DALAM AI, MEREKALAH YANG MENJADI PEMENANGNYA! Kita mengungguli China dan negara lainnya, dan kita akan terus mempertahankannya," ujar Trump.

Postingan Trump diunggah setelah Amodei menulis esai yang isinya menyerukan agar pengembangan AI direm dan dipantau lebih ketat. Ia mengusulkan tiga langkah untuk memperlambat laju pengembangan AI tanpa mengorbankan kepemimpinan AS di bidang AI.

Seruan Amodei mendapat dukungan dua bos AI kompetitor, Sam Altman dari OpenAI dan Elon Musk dari xAI. Keduanya mengaku setuju dengan proposal Amodei untuk perlambatan dan penerapan regulasi di seluruh industri untuk pengembangan model AI.

Hubungan antara pemerintahan Trump dengan Anthropic juga sempat mengalami pasang surut. Departemen Pertahanan AS sempat melabeli perusahaan AI tersebut sebagai 'risiko rantai pasok' dan menunda peluncuran model Mythos yang lebih canggih.



(vmp/vmp)




Hide Ads