Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri teknologi tampaknya belum akan mereda. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Microsoft sedang bersiap melakukan efisiensi tenaga kerja dalam skala besar. Meski belum ada pernyataan resmi, langkah ini disebut-sebut bakal menyasar berbagai departemen di seluruh perusahaan.
Berdasarkan laporan dari sumber internal, divisi sales dan konsultasi akan menjadi salah satu yang paling terdampak. Namun, yang paling memicu kekhawatiran adalah kabar bahwa divisi Xbox juga akan mengalami pemangkasan jumlah karyawan.
Kabar PHK di divisi Xbox ini dianggap sebagai sinyal yang mengkhawatirkan bagi para penggemar game. Pasalnya, Microsoft baru saja mengumumkan kenaikan harga konsol Xbox Series S dan X untuk ketiga kalinya dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan berkilah bahwa kenaikan harga yang agresif tersebut diperlukan karena membengkaknya biaya komponen elektronik. Namun, dengan adanya kabar PHK yang menyertai kenaikan harga ini, banyak analis mulai berspekulasi adanya masalah internal yang lebih dalam di dalam divisi game milik Microsoft tersebut.
Langkah yang diambil Microsoft ini sebenarnya mencerminkan pola yang tengah diterapkan oleh banyak raksasa teknologi global lainnya. Perusahaan-perusahaan besar kini sedang melakukan pergeseran alokasi dana secara masif: dari pos gaji karyawan (operating expenses) ke pos belanja modal (capital expenditure) untuk membangun infrastruktur pusat data AI dan pengadaan chip canggih.
Selain alasan efisiensi biaya, Microsoft juga kerap memberikan argumen bahwa peran teknologi Kecerdasan Buatan (AI), seperti Copilot dan agen AI lainnya, telah membuat posisi-posisi tertentu di perusahaan menjadi kurang relevan atau bahkan tidak diperlukan lagi.
Jika benar terjadi, PHK ini akan menambah daftar panjang ketidakpastian di ekosistem Xbox. Setelah harga konsol yang semakin mahal dan isu restrukturisasi internal, para investor dan konsumen kini menanti langkah apa yang akan diambil oleh Microsoft selanjutnya untuk mempertahankan posisi mereka di industri game yang sangat kompetitif.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Microsoft belum memberikan tanggapan terkait rumor PHK tersebut. Jika pola perusahaan di masa lalu terulang, biasanya pengumuman resmi akan disampaikan melalui nota internal dari pimpinan perusahaan kepada seluruh karyawan, yang kemudian akan bocor ke publik, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Kamis (2/7/2026).
(asj/asj)

