×
Ad

Pekerja Chip Korea Panen Bonus Miliaran, Borong Barang Mewah

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 22 Jun 2026 19:15 WIB
Kota Seoul. Foto: Getty Images/Fuse15
Jakarta -

Hanya sedikit pegawai bisa mengatakan bonus mereka sedemikian besar hingga menarik perhatian bank sentral. Di Korea Selatan, fenomena tersebut sedang terjadi seiring karyawan dari industri teknologi menerima bonus jutaan won, yang mendorong Bank of Korea (BOK) memperingatkan adanya tekanan terhadap inflasi.

Dalam laporannya pada 17 Juni, bank sentral tersebut menulis inflasi tahun ini sebagian besar didorong kenaikan harga energi akibat perang Iran. Namun, mereka menambahkan, bahkan jika konflik mereda, tekanan inflasi dapat meningkat bertahap seiring membaiknya kondisi pendapatan dan pertumbuhan upah yang makin meluas.

BOK menyatakan bahwa pembayaran bonus kinerja dalam jumlah besar yang baru-baru ini terlihat di beberapa perusahaan raksasa di sektor TI dapat menyebar menjadi kenaikan upah yang lebih luas, yang pada akhirnya memicu tekanan peningkatan inflasi.

Dikutip detikINET dari CNBC, ini terjadi di saat Korea Selatan sudah mengalami inflasi di atas target. BOK memproyeksikan inflasi setahun penuh akan mencapai 2,7%, di atas target yang sebesar 2%.

Pengamatan BOK ini muncul setelah adanya laporan bonus dalam jumlah sangat fantastis dibayarkan kepada karyawan di perusahaan-perusahaan teknologi, terutama di raksasa produsen chip seperti SK Hynix dan Samsung Electronics.

Meskipun jumlah pastinya tidak diungkapkan oleh perusahaan, SK Hynix pada September lalu menyetujui kesepakatan upah yang akan menyisihkan 10% dari laba operasional sebagai bonus bagi para pekerjanya.

Sementara itu, para pekerja Samsung dilaporkan telah sepakat bahwa 10,5% dari laba operasional semikonduktor perusahaan akan dialokasikan untuk bonus khusus bagi pekerja chip.

Menurut sumber serikat pekerja yang dikutip Reuters, seorang pekerja chip memori dengan gaji pokok 80 juta won diperkirakan akan menerima total bonus 626 juta won (Rp 7,2 miliar) tahun ini. Karyawan SK Hynix bahkan diperkirakan menerima bonus lebih dari 700 juta won jika perusahaan berhasil mencapai laba tahunan sebesar 250 triliun won tahun ini.

BOK menyatakan ketika bonus khusus membengkak secara tidak biasa dan substansial, pertumbuhan upah tersebut bisa menyebar ke sektor-sektor lain, yang pada akhirnya secara signifikan meningkatkan tekanan inflasi.

"Secara khusus, karena bonus kinerja di sektor TI baru-baru ini dibayarkan dalam skala yang sangat luar biasa, kemungkinan bahwa dampak aktualnya bisa lebih besar dari yang diperkirakan tidak dapat dikesampingkan," tambah mereka.

Sementara bank sentral cemas, beberapa bisnis ritel justru bersiap menyambut para pekerja ini untuk membelanjakan 'durian runtuh' mereka di toko-toko. Deputi Gubernur BOK, Lee Jiho, mengatakan penjualan meningkat signifikan di tempat-tempat seperti Suwon dan area barang mewah di department store, dan hal ini dapat menyebar lebih jauh.

Laporan media Korea Selatan menyebutkan beberapa pekerja industri teknologi menghabiskan banyak uang untuk membeli barang-barang mewah di department store. Mrereka memborong tas, perhiasan, dan jam tangan.

Media asal Korea Selatan, Chosun Ilbo, melaporkan konsumsi barang mewah meningkat pesat di wilayah Gyeonggi selatan, tempat markas besar Samsung dan SK Hynix berada.

Penjualan barang mewah di salah satu cabang department store Shinsegae di Provinsi Gyeonggi melonjak 53,6% secara tahunan bulan Mei, di mana penjualan perhiasan mewah melesat 146,3% dan jam tangan mewah tumbuh 85,3%. Secara keseluruhan, penjualan toko tumbuh 19%.



Simak Video "Video: Donald Trump Batalkan Rencana Pembatasan Chip Nvidia ke China"

(fyk/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork