Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Amazon Leo Gandeng Apple dan Globalstar untuk Lawan Starlink

Amazon Leo Gandeng Apple dan Globalstar untuk Lawan Starlink


Virgina Maulita Putri - detikInet

Amazon Leo
Amazon Leo Gandeng Apple dan Globalstar untuk Lawan Starlink. Foto: Amazon
Jakarta -

Amazon resmi mencaplok penyedia konektivitas satelit Globalstar untuk memperluas Leo, layanan internet satelitnya. Sebagai bagian dari kesepakatan ini, perangkat Apple seperti iPhone dan Apple Watch akan mendukung layanan Amazon Leo.

Globalstar merupakan mitra Apple yang menyediakan layanan konektivitas satelit darurat untuk iPhone dan Apple Watch. Apple memiliki 20% saham Globalstar yang dibelinya seharga USD 1,5 miliar atau kisaran Rp 25,7 triliun pada tahun 2024.

Kini, Amazon membeli Globalstar senilai USD 11,57 miliar (kisaran Rp198,1 triliun) dengan mengakuisisi lisensi spektrum, operasional, dan aset perusahaan untuk digabungkan dengan konstelasi satelit internet Leo di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sebagai bagian dari perjanjian ini, Amazon akan terus mendukung layanan satelit seperti Emergency SOS untuk iPhone dan Apple Watch, serta mengembangkan layanan baru yang menghubungkan dua perangkat itu ke jaringan satelit Leo.

"Selain perjanjian dengan Globalstar, Amazon dan Apple juga menandatangani perjanjian untuk menyediakan konektivitas satelit untuk fitur iPhone dan Apple Watch saat ini dan masa depan," tulis Amazon dalam pengumumannya, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (15/4/2026).

"Dengan perjanjian terbaru Amazon-Apple, Amazon akan terus mendukung model iPhone dan Apple Watch yang saat ini menggunakan konstelasi satelit orbit rendah Globalstar yang sudah ada dan yang akan datang, yang diproduksi oleh MDA Space, dan berkolaborasi dengan Apple untuk layanan satelit masa depan menggunakan jaringan satelit Amazon Leo yang diperluas," sambungnya.

Akuisisi ini dijadwalkan rampung pada tahun 2027, tergantung pada persetujuan dari regulator. Jika berhasil medapatkan restu regulator, kolaborasi ini sepertinya akan menjadi pesaing besar Starlink milik SpaceX.

Globalstar saat ini menyediakan layanan direct-to-devices seperti Emergency SOS untuk iPhone dan Apple Watch. Layanan berbeda dengan Direct-to-Cell yang ditawarkan Starlink, yang menghubungkan konektivitas dengan operator untuk menyediakan layanan berkirim pesan.

Starlink bermitra dengan T-Mobile di Amerika Serikat, dan akan menambah lebih banyak mitra secara global. Pengumuman Amazon mengindikasikan mereka akan bekerjasama dengan operator sekaligus memberikan internet berkecepatan tinggi untuk pengguna di seluruh dunia.

Saat ini ada 10.000 satelit Starlink di orbit, di mana 650 di antaranya mendukung konektivitas seluler. Sementara itu, Amazon Leo saat ini memiliki 200 satelit di orbit dan berencana meluncurkan lebih dari 3.200 satelit, dan dibantu 25 satelit Globalstar.




(vmp/afr)




Hide Ads