Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gempar! Sony Jual Bisnis TV ke TCL, Ini Nasib Bravia

Gempar! Sony Jual Bisnis TV ke TCL, Ini Nasib Bravia


Adi Fida Rahman - detikInet

Sony TCL
Gempar! Sony Jual Bisnis TV ke TCL, Ini Nasib Bravia Foto: detikINET
Jakarta -

Kabar mengejutkan datang dari industri teknologi global. Sony resmi "melepas" kendali bisnis TV dan hiburan rumah (home entertainment) mereka ke tangan raksasa asal China, TCL. Kesepakatan ini mengubah peta persaingan elektronik dunia, mengingat status legendaris Sony di pasar televisi.

Dalam pengumuman bersamanya, kedua perusahaan menyepakati pembentukan perusahaan patungan (joint venture) baru. Poin kuncinya: TCL akan mengambil alih kepemilikan mayoritas sebesar 51%, sementara Sony kini hanya memegang 49% saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Artinya, kendali operasional bisnis TV Sony ke depannya akan berada di bawah komando TCL. Perusahaan baru ini akan menangani seluruh proses dari hulu ke hilir, mulai dari pengembangan produk, desain, manufaktur, hingga penjualan global.

"Kami senang dapat mencapai kesepakatan ini dengan TCL untuk kemitraan strategis. Dengan menggabungkan keahlian kedua perusahaan, kami bertujuan menciptakan nilai pelanggan baru di bidang hiburan rumah, menghadirkan pengalaman audio dan visual yang lebih memikat bagi pelanggan di seluruh dunia," ujar Kimio Maki, Representative Director, President dan CEO Sony Corp.

Sony Bravia XRSony Bravia XR Foto: Sony

Bagaimana Nasib Merek Bravia?

Pertanyaan terbesar konsumen adalah mengenai nasib lini produk Bravia. Sony memastikan bahwa pemisahan bisnis ini mencakup TV Bravia dan perangkat audio rumah seperti soundbar.

Kabar baiknya, meski TCL memegang kendali mayoritas, perusahaan baru ini akan terus memasarkan produknya di bawah merek Sony dan Bravia. Jadi, konsumen masih akan melihat logo Sony di pasaran, namun "jeroan" dan teknologi layarnya akan makin banyak mengadopsi teknologi TCL.

Sebagai catatan, anak usaha TCL (TCL CSOT) sebenarnya sudah lama menjadi pemasok panel LCD untuk TV Sony, termasuk seri premium Bravia 9.

Target Operasi 2027

Saat ini, kesepakatan tersebut baru berupa nota kesepahaman (Memorandum of Understanding). Sony Jepang menyebutkan bahwa perjanjian final yang mengikat diharapkan rampung pada akhir Maret 2026. Sementara itu, perusahaan baru hasil "perkawinan" Sony dan TCL ini dijadwalkan mulai beroperasi efektif pada April 2027.

Langkah drastis ini diambil Sony karena kesulitan bersaing melawan gempuran produsen Korea Selatan dan Tiongkok yang menawarkan harga lebih efisien, seperti Samsung, LG, Hisense, dan TCL sendiri yang kini menjadi raksasa industri.

"Kami percaya kemitraan strategis dengan Sony ini adalah kesempatan unik untuk menggabungkan kekuatan Sony dan TCL," ujar Du Juan, Chairperson TCL Electronics Holdings Limited, menyambut kesepakatan tersebut.

Bagi fans setia Sony, ini adalah era baru. Di satu sisi, ada kekhawatiran soal pergeseran "identitas" produk.

Namun di sisi lain, masuknya TCL bisa membuat harga TV Sony yang selama ini dikenal mahal menjadi lebih kompetitif tanpa mengorbankan kualitas visualnya.




(afr/afr)







Hide Ads