Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Meski Penting, Penerapan BC&A Tetap Terganjal

Meski Penting, Penerapan BC&A Tetap Terganjal


- detikInet

Jakarta - Hasil survei menunjukkan makin banyak perusahaan yang menilai penting penerapan aplikasi Business Continuity and Availability (BC&A) untuk menjamin kelanjutan bisnis mereka. Namun begitu, terdapat sejumlah tantangan dalam pengaplikasiannya. Survei independen yang dilakukan Hewlett-Packard (HP) di seluruh dunia menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya kesinambungan bisnis TI, ketersediaan dan solusi terhadap pemulihan bencana.Untuk negara-negara Asia Pasifik, sekitar 78 sampai 93 persen responden survei menyatakan bahwa mereka sesungguhnya memang memiliki rencana penerapan BC&A, namun berhadapan dengan sejumlah tantangan.Tantangan terberat dalam implementasi BC&A adalah: kurangnya sumber-sumber internal yang berpengalaman (59%), kurangnya solusi teknologi yang sesuai (55%), serta tidak memiliki cukup waktu untuk implementasinya (49%).HP merekomendasikan enam langkah proses yang dibutuhkan untuk evaluasi, perencangan dan pengimplementasian rencana kesinambungan bisnis jangka panjang," kata Jane Rushton, Regional Business Development Manager, BC&A, HP Asia Pacific & Japan, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Keenam langkah tersebut adalah: mencatat seluruh aset TI perusahaan; menggunakan pendekatan keseluruhan (holistic); mencari satu (atau dua dan tidak lebih) vendor yang akan menyediakan portofolio solusi komprehensif; membuat timeline; menggunakan teknologi seperti virtualisasi dan penyimpanan data jarak jauh; serta sering-sering melakukan pengujian sistem. (nks/nks)





Hide Ads