Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft 'Obati' Pembajakan di Industri Farmasi

Microsoft 'Obati' Pembajakan di Industri Farmasi


- detikInet

Jakarta - Microsoft menggelar kerjasama dengan Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia untuk membantu perusahaan farmasi menggunakan software berlisensi dan terhindar dari 'penyakit bajakan'.Rabu (14/3/2007) Microsoft dan Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) mengumumkan kerjasama penggunaan software berlisensi di industri farmasi. Program ini dilakukan agar semua perusahaan farmasi dalam GPFI bisa menggunakan piranti lunak berlisensi dan bukan yang bajakan.Anthony Ch Sunarjo, Ketua Umum GPFI, mengatakan akan menggunakan pendekatan kekeluargaan pada anggotanya agar mau menggunakan piranti lunak resmi berlisensi. Menurut Anthony kalangan industri farmasi pasti bisa memahami perlunya penggunaan piranti lunak berlisensi.Hal itu, lanjutnya, karena industri farmasi memiliki problema yang mirip dengan industri piranti lunak. "Industri farmasi, seperti industri teknologi informasi, juga memiliki problem produk palsu. Bukan hanya yang memalsu merek, tapi juga distribusi obat secara tidak resmi," ujarnya dalam acara yang digelar di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2007).Bentuk kerjasama ini, menurut Direktur Small Mid Market & Partner Microsoft Indonesia, Irwan Tirtariyadi, mencakup potongan harga bagi piranti lunak Microsoft. Potongan harga itu berlaku mulai Februari hingga Maret 2007.Namun Irwan menolak menyebutkan berapa persisnya besaran diskon yang disediakan Microsoft. "Maaf, kalau angka pastinya kami tidak bisa sebutkan. Pokoknya, ini sudah penawaran yang terbaik. Semangatnya kan, kami ingin jadi role model," tuturnya.Diskon tersebut, lanjut Irwan, berlaku pada semua produk piranti lunak Microsoft. Selain itu Microsoft akan menggelar seminar gratis bagi anggota GPFI mengenai Software Asset Management dan lisensi. Juga ada bantuan tools SAM dan program Software Audit. (wsh/nks)





Hide Ads