Penerbit: Terima Kasih Google Book Search
- detikInet
Frankfurt -
Meski 8000 penulis pernah menuntut Google atas layanan Book Search miliknya, tetapi kini beberapa penerbit buku justru berterima kasih. Pasalnya Google Book Search turut membantu meningkatkan penjualan buku.Layanan Google ini sebelumnya pernah ditakuti para komunitas penerbit, pasalnya hasil pemindaian data yang dilakukan Google dipercaya dapat menurunkan tingkat penjualan buku serta mendukung pembajakan. Tetapi hal tersebut tidak terbukti.Dalam proyek bernilai US$200 juta ini (US$ 1 = Rp 9.208 Sumber:detik.com), Google memang berniat mengarsipkan jutaan buku secara digital yang diperoleh dari perpustakaan tersohor di seantero Amerika Serikat. Misalnya, perpustakaan Stanford Michigan, Harvard University, dan perpustakaan umum New York.Ucapan Terima Kasih"Google Book Search justru mempermudah konsumen mencari buku yang kami terbitkan," ujar Colleen Scollans, Director Penjualan Online Oxford University Press.Meski dirinya menolak untuk mengatakan secara detil perihal peningkatan jumlah penjualan yang terjadi, tetapi dikatakan angka penjualannya berhasil meningkat secara signifikan. Scollan memperkirakan sekitar 1 juta konsumen telah melihat sekitar 12.000 judul buku terbitan Oxford dengan menggunakan layanan Google.Buku-buku terbitan Springer Science + Business juga dilaporkan mengalami peningkatan. Pasalnya sekitar 99 persen dari 30.000 judul telah terdaftar pada layanan Google Book Search, termasuk buku-buku terbitan tahun 1992.Meski banyak penerbit yang menyatakan terima kasih terhadap pencarian Google tersebut, tetapi Author's Guild Inc. dan the Association of American Publishers tetap menuntut Google atas layanan Google Book Search miliknya. Sebagai informasi, The Author's Guild Inc. merupakan organisasi nirlaba berbasis di New York yang misinya melindungi dan mendukung hak cipta dan prospek kontrak atas karya-karya penulis besar. Demikian dikutip detikINET dari Reuters, Senin (9/10/2006). (oyd)
(oktoria/oktoria)