Kiat Jadi Pengembang Software Sukses a la Microsoft
- detikInet
Jakarta -
Jay Schmelzer, Group Program Manager Microsoft Corp. yang sehari-harinya bertugas mengembangkan aplikasi Visual Basic .Net memaparkan kiat sukses untuk para pengembang software di Indonesia dalam menaklukan industri."Umumnya, diperlukan visi jangka panjang dalam menciptakan suatu produk software, roadmap dari pengembangannya, serta trik dalam memasarkannya. Yang pasti, produk tersebut harus benar-benar unik," papar Jay di kantor Microsoft Indonesia bertempat di gedung BEJ, Jakarta, Kamis (07/09/2006)."Pengembang juga harus menetapkan siapa yang akan jadi target, di mana pasarnya, dan menentukan SDM yang kompeten di perusahaannya untuk mengerjakan proyek tersebut," imbuhnya menjelaskan.Dalam acara Meet and Greet with Lord of the Code dengan para pembuat VB.Net yang didatangkan langsung dari Redmond, AS, Jay juga menyarankan, para pengembang harus sabar dalam menekuni bisnis dan terus mencari peluang di pasar, serta harus pintar mengakali masalah keuangan."Memang diperlukan kesabaran untuk itu," tukasnya.Lalu, lanjut dia, dalam menciptakan dan mengembangkan produk bisa dimulai dari aplikasi-aplikasi sederhana yang bisa dipasarkan secara online melalui internet.Sedangkan menurut Antoine Cote, Development Lead Visual Basic Microsoft, diperlukan manajemen waktu dalam mengerjakan proyek produk tersebut. "Itu perlu untuk men-set up estimasi waktu dan deadline-nya," ujarnya.Developer Evangelist Microsoft Indonesia Zeddy Iskandar, pun mengakui bahwa pengembang di Indonesia hanya berorientasi pada proyek yang ada. "Namun sayangnya tidak fokus untuk mengembangkan suatu produk.""Di Indonesia, software house hanya mengerjakan proyek. Jarang satu ISV (pengembang software independen -red) membuat suatu produk yang hanya fokus di situ saja. Mungkin karena fokus mengejar proyek untuk bayar gaji pegawai saja," ujar Zeddy.Perlu diketahui, dari 250 ISV yang dibina Microsoft di Indonesia, hanya 10 ISV yang dianggap berhasil oleh raksasa software itu. Oleh sebab itu, para pembuat VB.Net itu akan segera menemui para pengembang Indonesia untuk saling berbagi pengetahuan dan menanyakan kendala yang terjadi di lapangan."Kami akan encourage binaan kami dan menanyakan apa keluhan mereka. Sejauh ini, kami sudah mendukung mereka dari segi software, hardware, pelatihan, dan semua resources yang dibutuhkan," ujar Jay. Menurut riset Gartner di 2005, ada sekitar tiga juta programmer yang menggunakan Visual Basic sebagai aplikasi pengembang dasar. Jumlah itu diestimasikan bertambah menjadi 4-6 juta di tahun ini. (rou)
(ketepi/)