Enterprise Tech
Microsoft Indonesia Habiskan US$650 Ribu untuk Edukasi
- detikInet
Jakarta -
Microsoft telah menginvestasikan dana sebesar US$ 650 ribu selama menggelar program Community Training and Learning Centre (CTLC) di Indonesia. Program tersebut digelar sejak 23 Oktober 2003.Hal itu diungkap Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, Tony Chen, dalam acara setahun kemitraan Microsoft Indonesia dan Asean Foundation dalam program 'One Year Partnership on the Development of CTLCs in Indonesia'."Selama tiga tahun, kami sudah menginvestasikan dana sebesar US$650 ribu untuk seluruh CTLC di Indonesia, karena edukasi adalah salah satu fokus utama kita. Ada kesenjangan yang sangat besar di mana perbandingannya 1 PC digunakan untuk 1.900 pelajar di luar Pulau Jawa," ungkap Tony di kantor Asean Foundation, Jl. Sam Ratulangi, Jakarta, Jumat (28/7/2006).Sedangkan menurut Public Relation Manager Microsoft Indonesia Cynthia Iskandar, dana yang dikeluarkan berbentuk tunai, hardware, software, staf pengajar (Train of Trainers - ToT), serta untuk pengembangan kualitasnya.Untuk CTLC yang dibiayai penuh, CTLC yang bersangkutan mendapat dana sekitar US$ 20.000-30.000 per tahun. Namun, menurut Cynthia, pendanaan itu bervariasi karena disesuikan dengan kebutuhan masing-masing CTLC di tiap daerah.CTLC merupakan pusat pelatihan dan pembelajaran komunitas. Program ini diprakarsai demi mengurangi kesenjangan digital di Indonesia. Awalnya, jumlah CTLC hanya 28 dan memiliki 130 pengajar. Kini, jumlah CTLC beranak-pinak jadi 40 dengan jumlan pengajar lokal mencapai 800 orang.Menurut Executive Director Asean Foundation Apichai Sunchindah, inisatif ini sejalan dengan misi organisasinya, ICT4D ASEAN Collaboratory."Misi Asean Foundation untuk meningkatkan pembangunan di negara ASEAN, dan ICT menjadi salah satu fokus utama," tandasnya. (rou)
(ketepi/)