Ngeri, 56 Ribu Karyawan Raksasa Teknologi Kena PHK

Ngeri, 56 Ribu Karyawan Raksasa Teknologi Kena PHK

ADVERTISEMENT

Ngeri, 56 Ribu Karyawan Raksasa Teknologi Kena PHK

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 11 Nov 2022 06:45 WIB
Jakarta -

Kondisi ekonomi yang kurang baik membuat perusahaan-perusahaan teknologi raksasa melakukan pengurangan pegawai alias PHK. Bahkan jumlah karyawan yang terdampak telah mencapai puluhan ribu orang.

Penelitian dari Crunchbase menyebut sampai Oktober 2022, ada 45 ribu karyawan raksasa teknologi kena PHK, di Amerika Serikat saja. Itu termasuk pengurangan karyawan Twitter yang disebut berjumlah 3.700 karyawan.

Nah, pengurangan pegawai Meta belum ikut dihitung karena masih sangat baru. Jika ditambah 11 ribu orang karyawan Meta yang diberhentikan, maka total ada 56 ribu pegawai perusahaan teknologi di AS yang kena gelombang PHK.

Selain Twitter dan Meta, nama besar lain yang memberhentikan cukup banyak karyawan adalah Seagate, Microsoft, Intel, sampai Netflix.

Raksasa hardisk Seagate telah mengumumkan pemangkasan sekitar 3.000 karyawan terkait ketidakpastian ekonomi dan penurunan permintaan barang. "Kami telah mengambil tindakan yang cepat untuk merespons kondisi pasar saat ini dan meningkatkan keuntungan jangka panjang," kata CEO Seagate, Dave Mosley.

Adapun bulan lalu, Microsoft memastikan ada PHK sebagian karyawan karena pendapatan yang diperkirakan melambat. "Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami secara rutin dan membuat penyesuaian struktural," kata juru bicara Microsoft.

Adapun perusahaan dompet kripto Coinbase juga mengumumkan telah melakukan PHK terhadap 19% dari karyawannya. Perusahaan ini punya sekitar 5.000 pegawai, sehingga yang kena pangkas adalah sekitar 1.100 orang.

Jika melihat skalanya, maka PHK yang dilakukan oleh Meta adalah yang paling besar sejauh ini, karena menimpa lebih dari 11 ribu orang secara global. Mark Zuckerberg selaku sang CEO menyatakan PHK terpaksa dilakukan karena jumlah pegawai Meta dinilai terlalu besar.

(fyk/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT