Hutan Indonesia Kini Diurus Pakai Teknologi Digital

ADVERTISEMENT

Hutan Indonesia Kini Diurus Pakai Teknologi Digital

Anggoro Suryo - detikInet
Jumat, 22 Jul 2022 12:14 WIB
Esri Indonesia
Foto: Dok. Esri Indonesia
Jakarta -

Sebagai perusahaan milik negara yang mengelola salah satu kawasan hutan terbesar di dunia, Perum Perhutani mengandalkan pemanfaatan data untuk perencanaan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Sebelum membangun solusi Perhutani Digital Forest, mereka menghadapi berbagai tantangan pada sistem pengumpulan dan pengolahan data, pekerja lapangan yang menghadapi hambatan saat bekerja secara remote, menjaga akurasi data yang pada akhirnya menyebabkan informasi kehutanan tidak lengkap, tidak konsisten, dan sering disalahgunakan.

Dengan menggunakan teknologi ArcGIS dari Esri Indonesia, Perum Perhutani mengembangkan sebuah solusi yang memberikan efisiensi pengumpulan data di lapangan serta dapat dikirimkan secara real-time ke dasbor terpusat untuk memastikan akurasi data yang dapat diakses oleh berbagai pemegang kepentingan.

"Teknologi GIS telah memungkinkan pengembangan teknologi informasi yang tangguh dan akan memberikan nilai bisnis jangka panjang. Dengan memastikan keakuratan data dalam sistem, kami percaya analisa yang didapatkan dapat mendukung tim kami untuk mengambil keputusan yang tepat dan cerdas," jelas Muhammad Denny Ermansyah, Direktur SDM, Umum dan IT, Perum Perhutani.

"Kami percaya solusi Perhutani Digital Forest tidak hanya dapat membantu kami mengelola jutaan hektar hutan lindung secara berkelanjutan tetapi juga menjadi inovasi yang akan membantu memerangi dampak perubahan iklim," tambahnya.

Atas penggunaan solusi ini, Esri, penyedia solusi geospasial, memberikan penghargaan teknologi berskala global pada Perum Perhutani dan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Yaitu Special Achievement in GIS (SAG) Award pada ajang konferensi tahunan Esri User Conference (Esri UC) ke-42 yang dilaksanakan di San Diego, Amerika Serikat.

Mengungguli lebih dari 300.000 kandidat di seluruh dunia, penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi kedua badan pemerintahan tersebut dalam membangun masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia dengan menggunakan teknologi geospasial.

Perum Perhutani menerima penghargaan atas optimisasi pemanfaatan data kehutanan untuk wilayah di pulau Jawa dan Madura melalui aplikasi berbasis teknologi geospasial Perhutani Digital Forest yang menggabungkan secara sistematik data lapangan dari seluruh wilayah ke dalam satu dashboard terpusat.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Tata Ruang menerima penghargaan untuk pencapaian pemanfaatan penerapan teknologi ArcGIS dari Esri untuk penataan ruang pembangunan kota berbasis data melalui RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Real-time. Sebuah simulasi berbasis web 3D yang mendukung proses pengambilan keputusan tata kota untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Christanto Yanuar, Country Manager Esri Indonesia mengatakan penggunaan teknologi GIS (geographic information system) membuka potensi Indonesia untuk meningkatkan inovasi dan akselerasi transformasi digital di sektor swasta dan pemerintahan.

"Esri Indonesia bangga dapat berkolaborasi dengan organisasi-organisasi terkemuka dan mendukung pemanfaatan teknologi digital di era Industri 4.0 yaitu teknologi Geographic Information System (GIS) untuk memberikan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini," ujar Chris, dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (22/7/2022).



Simak Video "Perhutani Akui Ladang Ganja Cianjur Ditanam di Lahan Miliknya"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT