Bangun Pabrik Ponsel
Motorola Gelontorkan US$ 100 Juta di India
- detikInet
Jakarta -
Motorola tampak sibuk menyiapkan 'amunisi' untuk menyerang Nokia. Tak mau kalah dari rivalnya, US$ 100 juta siap digelontorkan ke India. Jika dikurskan, dana ini kurang lebih setara dengan Rp 944 miliar (US$ 1 = Rp 9.440 Sumber: detikcom).Dana tersebut sedianya akan dipakai untuk membangun pabrik ponsel dan perangkat telekomunikasi di negeri tari perut itu. Pabrik rencananya akan dibangun di dekat selatan kota Madras.Pabrik ini sendiri diharap beroperasi mulai tahun depan. Demikian Motorola mengatakan dalam pernyataan resminya, yang dikutip detikINET dari AP, Kamis (8/6/2006).Menurut Motorola, langkah investasi ini dilakukan sebagai bagian dari upayanya untuk menggeser dominasi Nokia di pasar ponsel India. Pasalnya, mayoritas hampir 100 juta pengguna ponsel di India lebih menyukai handset Nokia ketimbang ponsel besutan Motorola, Samsung Electronics dan Sony Ericsson.Pengumuman ini, lanjut Motorola, juga menyusul rencana Nokia mendirikan pabrik ponsel di India yang juga di dekat Madras. Nokia sendiri mempersiapkan investasi US$ 150 juta.Perusahaan yang biasa nongkrong di Schaumburg ini juga mengaku, pembangunan pabrik ini ditujukan untuk meningkatkan penjualan Motorola yang kian lesu. India sendiri diyakini mampu mendongkrak penjualan Motorola. Setiap bulannya, India tercatat menyumbangkan 4 juta pelanggan ponsel baru.Selain bangun pabrik, Motorola juga menggalakkan kerjasama antara lain membuat kesepakatan distribusi dengan Bharti Televentures Ltd., provider layanan seluler terbesar di India. Demikian halnya dengan sebuah manufaktur di India, yang ditugaskan memasarkan ponsel Motorola.Di India, Motorola memiliki enam pusat riset dan pengembangan (R&D), termasuk Motorola Labs, Core Networks Division, Embedded Communications Computing, and Global Software Group. (dwn)
(dewidya/)