Ini Jurus AMD untuk Industri 4.0

Ini Jurus AMD untuk Industri 4.0

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 25 Mei 2022 17:48 WIB
AMD Epyc
Foto: Dok. AMD
Jakarta -

Biaya, kualitas produk, dan produktivitas adalah tiga pilar utama dalam industri manufaktur; efisiensi yang lebih besar di ketiga pilar akan menjadi perjalanan yang tidak pernah berakhir. Teknologi dan layanan canggih dapat memiliki efek transformatif di ketiga pilar, yang secara substansial meningkatkan laba perusahaan manufaktur.

Secara umum, perusahaan manufaktur beralih ke High Performance Computing untuk mendukung berbagai beban kerja dalam domain manufaktur, termasuk beban kerja Computer Aided Engineering (CAE), Electronic Design Automation (EDA), dan Finite Element Analysis (FEA).

Komputasi kinerja tinggi dapat membantu produsen di setiap tahap pengembangan produk, mulai dari menjalankan simulasi desain tingkat lanjut hingga mengotomatisasi proses dan memprediksi masalah pemeliharaan.

"Ada beberapa solusi dengan kemampuan berbeda untuk menyesuaikan beban kerja yang sangat spesifik. Di AMD saja, pelanggan dapat memilih dari jajaran prosesor EPYC, jajaran Ryzen Threadripper PRO dan kini, prosesor AMD EPYC 7003 dengan teknologi AMD 3D V-Cache," jelas Peter Chambers, Managing Director, Sales, AMD APJ, dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (25/5/2022).

Data center yang ditenagai oleh prosesor AMD EPYC membantu menghadirkan kinerja dan skalabilitas yang tak tertandingi untuk beban kerja virtual CAE dan EDA di segala ukuran. Prosesor AMD EPYC dirancang untuk meningkatkan throughput komputasi beban kerja simulasi teknik seperti CAE, dan EDA dengan mengurangi latensi yang mempengaruhi waktu siklus desain, berkontribusi pada desain produk yang lebih baik dan berkualitas lebih tinggi.


Prosesor AMD Ryzen Threadripper PRO menghadirkan hingga 64 core untuk simulasi dan rendering multithread dengan keunggulan core yang memiliki kemampuan frekuensi tinggi untuk beban kerja ringan, membantu organisasi menyelesaikan proyek desain yang paling menuntut.

"Meskipun demikian, untuk menemukan keseimbangan paling optimal antara biaya, kualitas produk, dan produktivitas, penting bagi para pemimpin bisnis untuk mengidentifikasi berbagai beban kerja dalam proses manufaktur yang spesifik, mengevaluasi sejauh mana setiap beban kerja digunakan dan berinvestasi dalam perangkat kerja spesifik," jelas Chambers.

"Mengevaluasi sejauh mana setiap beban kerja digunakan dalam organisasi akan memungkinkan para pemimpin bisnis untuk mengidentifikasi alat khusus beban kerja yang tepat untuk meningkatkan operasi bisnis secara keseluruhan. Di sinilah konsultan ahli akan menjadi sebuah investasi dengan ROI yang signifikan," tambahnya.

Pertimbangan lain: Pengurangan Daya dan Keamanan
Sementara poin-poin yang disebutkan di atas memiliki aspek teknis industri manufaktur dan peran teknologi dalam meningkatkan beban kerja ganda, ada berbagai pertimbangan lain yang dapat mengarah pada keseimbangan biaya-kualitas-produktivitas yang lebih baik, termasuk pertimbangan efisiensi energi dan keamanan.

Halaman selanjutnya: Faktor keamanan >>>